Tak tanggung-tanggung, pihak Erin juga mengaku siap membawa sejumlah dokumen dan bukti yang diyakini dapat mengubah arah opini publik terhadap kasus tersebut.
"Dan saya akan kasih bukti-buktinya supaya bisa didengar dari dua pihak, ya. Karena yang diberitakan ini kan hanya dari sisinya Hera gitu," lanjutnya.
Tak berhenti di DPR, kubu Erin juga berencana melibatkan Komnas HAM hingga Komnas Perempuan. Langkah ini disebut sebagai upaya untuk mencari keadilan sekaligus memberikan klarifikasi atas berbagai tudingan yang dinilai merugikan nama baik Erin Wartia.
"Tapi di satu sisi kami juga akan menyampaikan keterangan dari pihak Bu Erin ke DPR dan mungkin juga kami akan bersurat ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan," kata kuasa hukum.
Di tengah peluang damai yang sempat dibuka oleh Herawati, Erin ternyata masih belum luluh. Ia mengaku merasa sangat dirugikan atas polemik yang berkembang dan belum bersedia menyelesaikan masalah lewat jalur damai.
Sebelumnya, Herawati diketahui telah menyatakan kesiapannya berdamai dengan beberapa syarat, termasuk meminta hak berupa gaji dibayarkan serta barang-barang miliknya dikembalikan.
Kini publik pun menanti, bukti seperti apa yang akan dibawa Erin Wartia ke DPR RI. Konflik yang awalnya hanya menjadi persoalan pribadi itu perlahan berubah menjadi drama panas yang menyita perhatian nasional.