Main Gawai di KRL Bisa Picu Kena Covid-19, Dokter Spesialis: Virus Bertahan sampai 5 Hari

Tuty Ocktaviany
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Junior Doctor Network, dr. Edward Faisal, Sp.PD. (Foto: BNPB)

"Kalau ada orang ngomong akan nambah lagi (potensi cemaran virusnya)," kata dokter Edward.

Selain dapat mengurangi potensi cemaran, alasan lain untuk tidak menggunakan gawai saat berada di dalam KRL agar keluarga di rumah tidak menjadi korban penularan virus.

"Selain risiko untuk kita, juga orang yang di rumah. Jadi kalau kita sayang sama orang yang di rumah dan sekitar kita, sebaiknya jangan keluarin handphone," kata dokter Edward.

Adapun beberapa hal lain yang wajib dilakukan bagi para pengguna KRL adalah menjaga pikiran selalu positif dalam melakukan aktivitas. Kemudian pastikan selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan membawa hand sanitizer sebagai pengganti apabila tidak ada fasilitas cuci tangan.

Sebagai tambahan, pengguna KRL juga disarankan untuk tetap mengikuti aturan dari PT. KAI Commuterline Indonesia dan memperbarui informasi resmi dari pemerintah tentang upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, agar dapat tetap melanjutkan aktivitas yang aman dan produktif di tengah pandemi.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Pohon Tumbang di Rel Kereta, 4 Perjalanan KRL Tanjung Priok Dibatalkan

Nasional
10 hari lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Megapolitan
13 hari lalu

Viral Video Anak Kecil Minta Tolong hingga Menangis Histeris saat Terdesak di KRL

Megapolitan
25 hari lalu

Kecelakaan di Stasiun Poris–Kalideres, Perjalanan KRL Terganggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal