Penyelenggara mengaku marah, kecewa, dan mengecam aksi yang menjadikan agama sebagai bagian dari tantangan atau promosi produk.
The Sounds Project juga menegaskan bahwa kejadian tersebut berada di luar arahan, persetujuan, dan kendali mereka sebagai penyelenggara.
Pihak penyelenggara menyebut telah menegur sponsor terkait dan meminta agar kasus tersebut diselesaikan hingga tuntas. Mereka juga melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Kontroversi ini sebelumnya semakin memanas setelah video aksi membaca Al-Quran yang dikaitkan dengan pemberian minuman beralkohol tersebut viral. Ustaz Hilmi Firdausi menjadi salah satu pihak yang mengecam keras kejadian itu dan meminta Newport memberikan klarifikasi serta meminta maaf.