"Agnez adalah seniman global sejati dengan audiens yang tersebar di berbagai benua. Dia merupakan aktris yang memikat, berani, intens, dan memiliki kedalaman emosi yang luar biasa," ujar Afram, dikutip dari Deadline, Selasa (20/10/2026).
Dia juga menyebut Agnez sebagai sosok yang cocok dengan dunia cerita C.L.A.Y. Afram mengaku senang menyambut Agnez ke dalam jajaran pemain film tersebut.
C.L.A.Y. sekaligus menjadi debut penyutradaraan film panjang bagi Afram. Sebelumnya, dia terlibat sebagai penulis dan produser film spionase berlatar Perang Dunia II berjudul Fortitude, yang disutradarai Simon West.
C.L.A.Y. mengangkat cerita tentang seorang jenius komputer yang kesulitan menemukan tempatnya dalam kehidupan sosial. Situasi hidupnya berubah ketika dia terlibat dengan kelompok peretas bawah tanah bernama C.L.A.Y., singkatan dari Clowns Laughing At You.
Kelompok tersebut dikenal melalui aksi-aksi berani yang mengubah provokasi digital menjadi konsekuensi nyata di dunia luar. Seiring meningkatnya popularitas mereka, aktivitas kelompok ini mulai menarik perhatian badan intelijen, sindikat kriminal, hingga kelompok peretas saingan.