JAKARTA, iNews.id – Bukan rahasia lagi kalau Indonesia memiliki beragam jenis tarian tradisional yang sudah cukup mendunia. Salah satunya, Tari Saman. Tarian tradisional satu ini merupakan sebuah tarian suku dataran tinggi Gayo abad ke-XIV Masehi yang biasa ditampilkan ketika perayaan peristiwa-peristiwa penting di dalam adat.
Tak banyak yang tahu juga kalau asal-usul Tari Saman berasal dari nama seorang ulama besar pada abad ke-14. Pada abad tersebut seorang ulama besar bernama Syekh Saman memperkenalkan tari Saman. Tarian ini awalnya hanyalah sebuah permainan rakyat bernama Pok Ane.
Kebudayaan Islam yang masuk ke daerah Gayo pada masa itu berakulturasi dengan permainan Pok Ane, sehingga nyanyian pengiring permainan Pok Ane yang awalnya hanya bersifat pelengkap, berubah menjadi nyanyian penuh makna dan pujian pada Allah. Kebudayaan Islam juga merubah beberapa gerakan pada tari saman mulai dari tepukan dan perubahan tempat duduk.
Keindahan tari Saman itulah yang menjadi highlight di festival Ramadhan punya Cerita di Aeon Mall Sentul City. Dikemas dalam kemeriahan suasana bulan puasa, Ramadan Punya Cerita juga menggelar kids traditional dance competition pada 9 April dan Kompetisi Tari Saman pada 15 April 2023.
"Kami mengadakan acara kompetisi ini sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap ragam kebudayaan Indonesia, serta wadah bagi anak-anak dalam mengenal lebih luas budaya di Tanah Air,” kata Bayu Tunggul Aji selaku General Manager Mall Operation Aeon Mall Sentul City, Senin (10/4/2023).