Meski berpulang meninggalkan duka mendalam, keluarga mengaku telah mengikhlaskan kepergian Diding Boneng. Sebab, beberapa hari sebelum wafat, almarhum sempat merasakan kebahagiaan setelah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Tarakan usai menjalani perawatan selama 10 hari akibat stroke dan hipertensi.
Menurut Zainal, kondisi Diding kala itu terlihat jauh lebih baik. Sang aktor bahkan sudah bisa berjalan sehingga keluarga berharap proses pemulihannya akan terus berlanjut.
"Sepulangnya dari rumah sakit itu tenang aja dia, tenang. Alhamdulillah saya lihat juga sudah sehat, sudah baguslah, bisa jalan," katanya.
Jenazah Diding Boneng masih disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Pusat sekitar pukul 15.30 WIB. Sejumlah keluarga, kerabat, dan sahabat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada komedian senior yang telah mewarnai dunia hiburan Indonesia selama puluhan tahun.