"Di mana tema kajiannya itu adalah tentang kalau kita sudah meninggal nanti yang mendoakan adalah anak-anak kita sendiri. Sementara saya sadar betul anak-anak saya kan memang memiliki keyakinan yang berbeda," ujar Ruben, dikutip Selasa (20/10/2026).
Saat itu, Ruben mengaku tidak banyak meminta mengenai akhir kehidupannya. Dia hanya berharap bisa meninggal di Madinah atau Mekkah, tempat yang menurutnya memiliki makna spiritual mendalam.
"Saya cuma bilang, ‘Ya Allah, saya inginnya meninggalnya di Madinah atau di Mekkah, tempat-tempat yang memang benar Engkau ridai, banyak yang doain, banyak yang salatin, itu aja.’ Saya nggak terlalu banyak berharap tentang akhir cerita saya nanti," tuturnya.
Siapa sangka, sekitar 14 hari setelah kembali ke Indonesia, Ruben justru menjalani perjalanan yang mempertemukannya dengan Thayaka. Sebelumnya, dia tidak pernah secara khusus merencanakan untuk mengadopsi seorang bayi laki-laki.
Ruben pertama kali mengetahui kondisi Thayaka melalui Melanie Subono, yang saat itu menangani bayi tersebut melalui kegiatan sosialnya.