"Setelah Thayaka sehat, sembuh, dia merespons saya itu, di situlah saya sholat lagi. ‘Bolehkah saya izinkan ya Allah untuk mengadopsi anak ini?’," katanya.
Ruben juga kembali menjalankan sholat malam untuk memohon kemudahan. Dia berharap proses pengasuhan Thayaka dapat berjalan lancar apabila memang dirinya ditakdirkan untuk membesarkan bayi tersebut.
Bagi Ruben, pertemuannya dengan Thayaka merupakan perjalanan yang tidak pernah direncanakan sejak awal. Keputusan untuk mengadopsi bayi tersebut tumbuh melalui proses panjang, mulai dari mengetahui kondisinya, berinteraksi dengannya, hingga memohon petunjuk melalui doa.
Kisah itu juga tidak terlepas dari perenungan Ruben setelah menjalani ibadah umrah, ketika dia memikirkan tentang kematian dan doa yang diharapkannya kelak.
Ruben berharap proses pengasuhan Thayaka dapat dimudahkan. Dia juga ingin bayi laki-laki tersebut tumbuh sehat, mendapatkan kehidupan yang baik, serta menjadi bagian dari keluarga yang menyayanginya.