Mitos atau Fakta Olahraga Malam Bisa Ganggu Otak? Begini Kata Dokter

Mei Sada Sirait
Dokter sekaligus edukator kesehatan dr Adam Prabata kembali meluruskan mitos yang banyak dipercaya masyarakat soal olahraga malam hari. (Foto: Ilustrasi/AI)

JAKARTA, iNews.id - Dokter sekaligus edukator kesehatan dr Adam Prabata kembali meluruskan mitos yang banyak dipercaya masyarakat soal olahraga malam hari. Lewat unggahan di akun X pribadinya, dia menjelaskan olahraga malam tidak serta-merta berdampak buruk bagi kesehatan otak.

Menurut dr Adam, olahraga malam memang dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh. Namun peningkatan tersebut merupakan respons alami tubuh terhadap aktivitas fisik dan tidak selalu berbahaya.

“Olahraga malam hari memang bisa meningkatkan kadar kortisol, yang merupakan respons stres,” tulis dr. Adam.

Kortisol dikenal sebagai hormon yang berkaitan dengan stres. Jika kadarnya terus tinggi dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu tekanan darah tinggi, kenaikan berat badan, hingga resistensi insulin.

Meski begitu, dr. Adam menegaskan olahraga rutin justru memberikan dampak positif terhadap pengaturan hormon tersebut. Aktivitas fisik secara konsisten disebut mampu membantu tubuh mengontrol kadar kortisol dengan lebih baik.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

Fakta Baru! Rajin Ngegym Bantu Kurangi Gejala Depresi

8 hari lalu

Gerak 5 Menit Sehari Bisa Turunkan Risiko Kematian 6 Persen, Ini Penjelasan Dokter

25 hari lalu

Studi Terbaru Ungkap Kreatin Bisa Tambah Lean Tissue meski Tanpa Olahraga

25 hari lalu

Ngoyo Olahraga Sampai Larut Malam, Awas Bisa Ganggu Recovery Tubuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal