Kejadian tersebut ternyata bukan hanya dialami satu pelanggan. Menurut Nunung, cukup banyak calon pembeli yang mengira warungnya sedang tutup. Padahal, rumah makan tersebut tetap beroperasi secara normal dan hanya libur setiap Senin.
“Banyak sekali pelanggan-pelanggan itu bilang ke adik saya, ‘Kok warungmu tutup terus to?’ Padahal nggak pernah tutup, tutupnya tuh hari Senin,” tutur Nunung.
Situasi itu kemudian berdampak pada omzet. Dalam dua hingga tiga bulan terakhir, pendapatan warung Nunung mengalami penurunan yang cukup tajam.
“Turunnya sejak dua tiga bulan yang lalu. Kok kayaknya turunnya tuh betul-betul anjlok gitu lho,” bebernya.
Kecurigaan keluarga Nunung semakin muncul setelah menemukan benda menyerupai tanah kuburan. Benda tersebut ditemukan di sejumlah area sekitar warung, mulai dari halaman parkir hingga area joglo.