"Kalau mereka liburan summer bisa memakai shirt bermotif floral, kenapa tidak dengan batik?" ujarnya.
Bagi dia, pertanyaan tersebut menjadi gambaran bahwa batik memiliki peluang untuk ditempatkan sejajar dengan berbagai fashion item lain yang telah lebih dahulu diterima secara global.
Lebih jauh, dia berharap batik tidak hanya berhenti sebagai simbol budaya Indonesia, tetapi juga dapat berkembang menjadi bagian dari industri fashion dunia dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai brand internasional.
Pada akhirnya, Heroes Interpreted bukan hanya tentang mengubah tampilan pahlawan nasional melalui busana. Ada upaya untuk mempertemukan nilai sejarah dengan selera zaman sekarang.
Melalui pendekatan tersebut, batik kembali diingatkan sebagai warisan budaya yang tidak harus berhenti pada bentuk tradisional. Selama nilai dan identitasnya tetap dijaga, batik dapat terus berevolusi mengikuti zaman sekaligus memperkenalkan cerita Indonesia kepada generasi yang lebih muda dan masyarakat dunia.