Erin Taulany mengungkap bahwa persoalan ini bermula dari perilaku sang ART yang menurutnya justru bermasalah. Dia menyebut pihak yayasan penyalur terlalu cepat mengambil kesimpulan dan melayangkan laporan tanpa memahami situasi sebenarnya.
"Karena memang pembantunya itu bermasalah dan yayasannya ini tidak tahu apa-apa sebenarnya dan menuduh-nuduh saya dan akhirnya dia bikin laporan dan akan saya counter," tambahnya.
Pada Rabu malam, 29 April 2026, Erin pun mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan di kawasan Panglima Polim untuk berkonsultasi sekaligus menyiapkan laporan balik atas dugaan pencemaran nama baik.
"Ya, malam ini saya akan pergi ke Polres Jakarta Selatan di Panglima Polim, saya akan melaporkan untuk tuduhan apa yang udah mereka laporkan dan pencemaran nama baik. Ya, pencemaran nama baik saya," pungkas Erin.