"Perjuangan itu dibuktikan dari argumentasi hukum, bukti, dan saksi, bukan sekadar kehadiran," tegasnya.
Tak hanya membantah tudingan tersebut, Minola juga melontarkan kritik terhadap Sarwendah yang saat ini memegang hak asuh anak. Menurutnya, kliennya justru menggugat karena merasa dipersulit untuk bertemu dengan buah hatinya.
"Kalau dikatakan dia (Sarwendah) akan berjuang untuk mendapatkan hak asuh anak, dia tidak perlu berjuang, sudah dikasih kok. Namun, dia tidak amanah untuk menjalankan fungsi sebagai ibu yang mendapatkan hak asuh anak," kata Minola.
Pernyataan itu mempertegas alasan Ruben membawa persoalan hak asuh ke meja hijau. Pihak Ruben menilai gugatan tersebut bukan sekadar memperebutkan status hukum, melainkan demi memastikan hak seorang ayah untuk bertemu dan berinteraksi dengan anak-anaknya tetap terpenuhi.
Diketahui, sidang perdana gugatan hak asuh anak Ruben Onsu terhadap Sarwendah telah digelar pada Rabu, 15 Juli 2026. Ruben tidak hadir karena disebut sedang menjalankan pekerjaannya, sedangkan Sarwendah hadir didampingi tim kuasa hukumnya.
Setelah pemeriksaan administrasi selesai, kedua belah pihak kini menunggu jadwal sidang lanjutan dengan agenda mediasi yang akan dipimpin hakim mediator. Sengketa hak asuh ini pun diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu ke depan.