Di luar persoalan tes kesehatan, Sarwendah juga membantah dirinya menghalangi Ruben bertemu anak-anak.
Ia mengatakan tidak pernah melarang pertemuan tersebut dan meminta pihak Ruben berkoordinasi mengenai waktu serta tempat pertemuan.
Sarwendah juga membantah tudingan bahwa dirinya memengaruhi atau mendoktrin anak-anak. Namun, ia tidak ingin persoalan tersebut kembali melebar menjadi perang narasi di ruang publik.
Bagi Sarwendah, jika ada tudingan atau bukti yang dianggap kuat, persoalan tersebut seharusnya dibawa ke pengadilan.
Surat terbuka tersebut sekaligus menandai sikap Sarwendah yang kini memilih memberikan respons secara terbuka setelah sebelumnya mengaku lebih banyak diam menghadapi berbagai narasi mengenai dirinya.