“Datang itu lima dokter ke sini, ke rumah. Ya memang saya dalam kondisi kayak gitu. Akhirnya diperiksa segala macam, saya dikasih obat. Saat itu saya sembuh dari sakit itu,” kata Diding dengan nada lega.
Setelah meminum obat yang diberikan, kondisi asma Diding Boneng perlahan membaik. Dia bisa kembali bernapas dengan lebih lega dan merasa jauh lebih tenang.
Tak hanya mendapat bantuan medis, Diding juga mengaku menerima uluran tangan dari warga sekitar berupa pengobatan alternatif khusus asma. Meski bukan dokter, warga tersebut menawarkan bantuan dengan niat tulus.
“Dia bilang saya bukan dokter, jadi dia khusus asma ada pengobatan alternatif. Dia bisa gitu loh. Saya namanya orang niat baik, saya mau aja,” jelasnya.
Diding Boneng mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian banyak pihak terhadap kondisinya. Di tengah usia yang tak lagi muda dan kondisi kesehatan yang naik turun, dukungan lingkungan sekitar menjadi kekuatan tersendiri baginya.