Bagi Irish, faktor dokter ternyata tidak kalah penting dibandingkan teknologi yang digunakan.
Dia mengaku membutuhkan dokter yang tidak hanya mampu menjelaskan aspek medis, tetapi juga memberikan rasa aman selama menjalani proses yang penuh ketidakpastian.
"Menurut saya, kita harus cocok dengan dokternya. Dokternya harus support sama kita," ujar Irish.
Menurut dia, ketidakpastian menjadi salah satu bagian paling berat selama menjalani program hamil.
"Saya tidak suka hal-hal yang tidak pasti," tuturnya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perjalanan IVF tidak hanya berkaitan dengan prosedur medis. Pasangan juga harus menghadapi perubahan hormon, proses stimulasi, tindakan medis, penantian hasil pemeriksaan, hingga kemungkinan berhasil atau gagal.