"Klien kami itu juga bekerja menjadi sopir almarhum. Dia digaji Rp2,5 juta per bulan. Lalu, difasilitasi mobil, dia disuruh kredit, dan dia disuruh bayar sendiri. Itulah faktanya," tegas Ronald.
Bahkan, yang membuat Ressa Rizky kaget ternyata mobil tersebut bukan atas nama dirinya, tetapi adiknya Denada, yang diduga kuat adalah Muhammad.