Ia menegaskan bahwa Mangkunegaran telah menetapkan panduan busana untuk ritual adat 1 Sura.
Di tengah kontroversi tersebut, Gusti Sura tetap mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menghormati nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Kini, perhatian publik terhadap Gusti Sura beralih dari kiprahnya di dunia budaya ke kehidupan pribadinya.
Gusti Bhre mengungkap bahwa sang kakak akan melangsungkan pernikahan yang direncanakan pada November 2026.
Namun, hingga kini pihak Pura Mangkunegaran belum mengumumkan tanggal pasti pernikahan maupun detail mengenai calon pasangan Gusti Sura dan rangkaian prosesi adat yang akan digelar.
Gusti Bhre hanya meminta publik menunggu pengumuman resmi dari keluarga Pura Mangkunegaran.