Imam Tantowi terlibat sebagai penulis dalam sejumlah film seperti Ketika Cinta Bertasbih (2009), Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (2013), hingga Pengabdi Setan (2017).
Hal tersebut menunjukkan bagaimana Imam Tantowi mampu bertahan melewati perubahan besar industri hiburan Indonesia, dari era film layar lebar, kebangkitan televisi swasta, hingga perfilman modern.
Setelah puluhan tahun mengabdi, penghargaan seumur hidup akhirnya diberikan kepada Imam Tantowi.
Pada Festival Film Indonesia 2024, Imam Tantowi mendapatkan penghargaan Pengabdian Seumur Hidup untuk Film (Lifetime Achievement). Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas dedikasinya terhadap perfilman Indonesia selama puluhan tahun.
Penghargaan itu sekaligus menjadi salah satu penghormatan besar di penghujung perjalanan kariernya.