“Dan untuk diajukan ke sipil. Tapi kan untuk diajukan ke sipil sudah beredar di jagat maya bahwa orang tuanya tidak setuju. Dan gereja, apabila ada konflik misalkan orang tua tidak setuju, gereja boleh menunjuk wali yang mau menjadi wali dari pihak yang orang tuanya tidak setuju,” kata Roby.
Nama Roby Tremonti sendiri belakangan kembali menjadi sorotan publik setelah dikaitkan dengan sosok bernama Bobby dalam buku memoar Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings. Dalam buku tersebut, Bobby disebut sebagai pelaku child grooming terhadap Aurelie, yang kemudian memicu spekulasi luas di media sosial.
Kecurigaan publik semakin menguat setelah Roby menunjukkan reaksi keras terhadap unggahan presenter Hesti Purwadinata di TikTok. Unggahan tersebut berisi dukungan kepada Aurelie agar berani menyuarakan pengalaman pahitnya. Roby disebut merasa tersinggung dan bahkan dituding melakukan teror terhadap Hesti serta suaminya, Edo Borne.
Meski demikian, Roby dengan tegas membantah bahwa dirinya adalah sosok Bobby yang dimaksud dalam buku tersebut. Dia menegaskan akan mengambil langkah hukum apabila unggahan yang beredar terbukti secara jelas ditujukan kepadanya.
Roby juga menyatakan kesiapannya melaporkan Hesti Purwadinata ke pihak kepolisian jika tudingan tersebut dinilai mencemarkan nama baik. Hingga kini, polemik tersebut masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik.