Pihak Ruben juga meminta agar kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya dapat dijalankan sebagaimana mestinya. Minola menyinggung adanya Akta 39 yang telah ditandatangani kedua belah pihak terkait pengaturan hak asuh dan waktu bersama anak-anak.
Dia berharap Sarwendah memberikan kesempatan kepada Ruben untuk menjalankan haknya sebagai ayah sesuai kesepakatan yang telah disepakati bersama. Setelah persoalan tersebut terselesaikan, barulah berbagai hal lain dapat dibicarakan secara baik-baik.
"Iya, ketemukan aja dulu anak-anak sama Ruben. Berikan haknya sebagaimana yang sudah diatur di akta 39 yang S (Sarwendah) juga ikut tanda tangan, dua tiga hari berkumpul. Setelah itu baru kita bicara hal-hal yang lain, termasuk misalnya mau minta maaf kemarin khilaf itu nantilah," ujar Minola.
Lebih lanjut, Minola mengingatkan agar polemik mengenai permintaan maaf tidak terus berlarut tanpa penyelesaian yang jelas. Dia menilai persoalan tersebut hanya akan membuat masalah semakin berputar tanpa menyentuh inti persoalan yang sedang dihadapi Ruben.
"Jadi jangan minta maaf tapi tetap nggak diberikan anak-anaknya untuk bertemu dengan berbagai macam cara ya percuma, kan gitu kan percuma kita ini akhirnya jadi muter-muter aja ini, kan begitu," kata Minola.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa fokus utama Ruben saat ini bukan lagi soal permintaan maaf dari Sarwendah, melainkan mendapatkan kesempatan untuk kembali menghabiskan waktu bersama anak-anaknya sesuai hak yang telah diatur dalam kesepakatan pascaperceraian.