Sebelumnya, Yusuf Kartiko secara terbuka mengakui bahwa orang-orang yang berada di ruang karaoke tersebut memang mengonsumsi miras saat peristiwa terjadi.
Kendati demikian, pesinetron muda tersebut berdalih dirinya dan sejumlah orang lain masih dalam kondisi sadar.
"Pas terjadi kejadian itu, memang kita semuanya meminum. Tapi saya, Juba, dan lain-lain masih di keadaan yang waras. Cuma yang terlapor itu sudah dengan keadaan yang tidak terkontrol," beber Yusuf usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, baru-baru ini.
"Bukan sedikit lagi sih sebenarnya, ya ini cuma bahasa media saja. Parah sih," ungkapnya.
Kasus ini bermula dari insiden di sebuah ruang privat tempat hiburan malam di kawasan elite SCBD, Jakarta Selatan, pada 12 September 2026.