Tak hanya membantah tuduhan tersebut, Sarwendah juga mengaku sudah menyerahkan persoalan itu kepada kuasa hukumnya. Dia menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak yang menyebarkan konten tersebut.
“Saya sudah menyerahkan ini ke kuasa hukum saya untuk ditindaklanjuti secara hukum, termasuk kepada media yang ikut menyebarkan tanpa verifikasi,” lanjutnya.
Sarwendah menegaskan dirinya tetap ingin fokus menjalankan tanggung jawab sebagai ibu dan mengurus anak-anaknya. Namun, dia memilih tidak tinggal diam ketika muncul tuduhan yang dinilai sudah melewati batas.
Menurut Sarwendah, penyebaran konten hasil manipulasi AI sebagai rekaman CCTV nyata telah merugikan dirinya. Karena itu, persoalan tersebut kini diserahkan kepada kuasa hukum untuk ditindaklanjuti secara hukum.