Sementara itu, Evry Joe juga mengenang Imam Tantowi sebagai salah satu sutradara besar Indonesia. Dia berharap karya-karya yang ditinggalkan almarhum dapat terus menjadi pembelajaran bagi sineas generasi muda.
"Saya pribadi mengucapkan selamat jalan Mas Imam. Semoga karya-karyamu menjadi pembelajaran untuk sineas-sineas muda dan menjadi amal di dunia dan akhirat," ujar Evry.
Imam Tantowi lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada 13 Agustus 1946. Dia mengawali perjalanan di dunia seni melalui panggung teater pada era 1960-an.
Memasuki dekade 1970-an, Imam Tantowi mulai terjun ke industri film. Kariernya kemudian berkembang hingga dirinya dikenal sebagai sutradara sekaligus penulis cerita dan skenario.
Sejumlah karya populer lahir dari tangan Imam Tantowi, di antaranya Soerabaia 45 dan Saur Sepuh IV. Dia juga dikenal sebagai salah satu penulis skenario sinetron Tukang Bubur Naik Haji.
Dedikasi panjang tersebut mengantarkan Imam Tantowi meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Dia mendapatkan Piala Citra FFI 1989 sebagai Penulis Cerita Asli Terbaik melalui film Si Badung. Dua tahun kemudian, Imam Tantowi kembali membawa pulang Piala Citra sebagai Sutradara Terbaik FFI 1991 berkat film Soerabaia 45.
Pengabdiannya terhadap perfilman Indonesia juga mendapat penghargaan Lifetime Achievement pada Festival Film Indonesia 2024.