Selain memprediksi tren material, Mieko menjelaskan bahwa kenyamanan dan fungsi menjadi dua hal penting dalam pengembangan desain tas. Salah satu perhatian utamanya adalah bagaimana membuat tas tetap ringan meskipun digunakan untuk membawa banyak barang.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui filosofi burden-free, yakni konsep desain yang berupaya mengurangi beban fisik pengguna ketika membawa tas. Dengan demikian, pengguna tidak merasa terlalu terbebani meskipun membawa berbagai kebutuhan sehari-hari.
Dia menjelaskan, salah satu koleksi dengan konsep tersebut menggunakan material nylon. Bahan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan tas yang ringan dan nyaman digunakan.
Menurut Mieko, koleksi burden-free sebenarnya sudah dipasarkan di Jepang selama lebih dari tiga tahun. Namun, tingginya ketertarikan konsumen Indonesia terhadap produk tersebut membuat koleksi itu turut diperkenalkan di pasar Tanah Air.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga memberikan rekomendasi model tas berdasarkan aktivitas penggunanya. Untuk pekerja kantoran, misalnya, koleksi dengan desain ringan dinilai lebih sesuai karena mereka biasanya harus membawa laptop dan berbagai perlengkapan kerja.