Persoalan ini disebut telah berlangsung selama beberapa bulan. Pihak Betrand mengaku belum memperoleh penjelasan terkait pengelolaan pendapatan tersebut sejak Mei hingga November 2026.
"Dan ini belum dikembalikan, belum ada penjelasan dari bulan Mei sampai dengan November sekarang. Dan kameramennya SW ini bekerja dengan SW. Kita sudah melakukan komunikasi secara baik-baik, tapi dari sananya si AW ini tidak menyambut dengan baik. Makanya kita lanjutkan somasi sekarang," tuturnya.
Tidak hanya meminta transparansi pengelolaan akun, pihak Betrand juga mulai menelusuri nominal pendapatan yang dipersoalkan. Berdasarkan audit internal cepat yang dilakukan manajemennya, nilai dana yang belum jelas pertanggungjawabannya ditaksir mencapai Rp50 juta.
Ezra menyebut angka tersebut masih bersifat sementara karena proses pemeriksaan dapat berkembang. Pihaknya ingin persoalan tersebut segera mendapatkan kejelasan agar tidak semakin membesar.
"Sementara dalam audit cepat, ini sampai dengan Rp50 juta. Jangka waktu beberapa bulan. Nanti akan berkembang, intinya kita lakukan upaya dulu supaya enggak makin membesar," katanya.