Tim medis menemukan bahwa fungsi ginjal Trisno tinggal sekitar 5 persen sehingga ia harus segera menjalani cuci darah untuk mempertahankan kondisinya.
"Akhirnya ketahuan terjadi gagal ginjal dan kira-kira fungsinya tinggal 5 persen, dan harus cuci darah," kata Sandy.
Masalah kesehatan Trisno ternyata tidak berhenti di situ. Saat menjalani pemeriksaan lanjutan, dokter juga menemukan adanya sumbatan darah di bagian kepala yang berpotensi memicu stroke jika tidak segera ditangani.
Kondisi tersebut membuat tim medis harus melakukan operasi darurat untuk menghentikan penyumbatan tersebut.
"Yang bikin lebih berat karena ada sumbatan darah di kepala yang bisa ke arah stroke, maka dilakukan operasi penghentian sumbatan," jelas Sandy.