Ulah Taqy Malik Berimbas ke Pekerja Indonesia di Arab Saudi: Ada yang Dipenjara

Ravie Wardhani
Dampak aksi Taqy Malik dirasakan para pekerja migran Indonesia yang ingin menyalurkan wakaf. (Foto: Iajayagram)

Randy mengaku telah berulang kali mengingatkan Taqy agar lebih berhati-hati dalam menyalurkan wakaf. Dia menyarankan agar distribusi dilakukan bertahap dan tidak mencolok.

"Saya sudah bilangin, 'Bro, hati-hati ya, jangan terang-terangan'. Saya sendiri juga melakukan untuk menyalurkan wakaf tapi saya memang dari jamaah yang saya bawa dan itu jamaah kadang saya ajak belanja juga di tempatnya'," kata Randy.

"Tahun kedua saya sudah bilangin, 'Bro kalau kamu mau wakafkan mushaf, menyalurkan mushaf, dicicil saja 50, 100 antar ke masjid. Jangan langsung ribuan seperti itu," tambahnya.

Randy juga menyinggung kejadian pada 2025 ketika Taqy disebut menjadi incaran aparat karena dugaan membuka donasi online tanpa izin resmi otoritas setempat. Dia menyebut program sedekah makanan yang dijalankan Taqy turut menjadi perhatian.

"Dia buka sedekah makanan juga, yang di mana rata-rata harga sedekah makanan di sana itu kurang lebih sekitar 8 riyal, 10 riyal sampai 15 riyal. Itu kurang lebih secara rupiah mungkin dalam Rp50.000-an lah. Tapi dia membuka itu dengan harga Rp100.000 per boks," ujar Randy.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Taqy Malik Dituduh Mark Up Wakaf Alquran di Tanah Suci, Menggegerkan!

57 tahun lalu

Pernyataan Lengkap Taqy Malik usai Dituduh Mark Up Wakaf Mushaf Berkedok Sedekah

57 tahun lalu

Taqy Malik Jadi Incaran Polisi Arab Saudi Imbas Konten Sedekah Makanan

57 tahun lalu

Taqy Malik Akhirnya Akui Salah soal Donasi Masjid, Ini Permintaan Maafnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal