Ketegangan muncul setelah Doktif memberikan ulasan negatif terhadap produk kecantikan milik Shella melalui siaran langsung di TikTok. Dalam kontennya, Doktif menyoroti produk tersebut karena dinilai tidak mencantumkan informasi penting seperti komposisi produk, izin edar, hingga tanggal kedaluwarsa.
Tidak terima dengan ulasan tersebut, Shella kemudian mendatangi Doktif saat sang dokter membuat konten. Keduanya sempat terlibat adu mulut yang menarik perhatian warga di sekitar lokasi.
Polsek Pulo Gadung, Jakarta Timur, sempat mencoba memediasi konflik tersebut. Namun upaya mediasi tidak menemukan kesepakatan.
Perselisihan pun berlanjut ke jalur hukum. Pada 18 Januari 2025, Shella Saukia dan Doktif sama-sama mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan masing-masing.