“Kalau niat kalian murni mau turun ke jalan membela negeri, harusnya pada tanggal 28 Oktober kalian berdiri bersama rakyat dan adik-adik mahasiswa. Meneriakkan tuntutan keadilan di bawah terik matahari, bukan malah baru nongol tanggal 29 Oktober merayakan ulang tahun sendiri,” ujar Vicky dalam video sebelumnya.
Vicky bahkan menyebut kehadiran para artis dalam acara tersebut sebagai blunder. Menurutnya, aktivitas berbagi uang maupun giveaway tidak otomatis membuat seseorang terbebas dari kritik publik.
Namun, dalam unggahan terbarunya, Vicky menyampaikan pandangan berbeda. Dia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah ikut menghakimi seseorang hanya karena informasi yang beredar di media sosial.
“Era media sosial hari ini, hal paling mudah yang bisa dilakukan semua orang adalah ikut melempar batu, ikut menghakimi, dan memuaskan amarah publik. Tapi hal paling sulit adalah berhenti sejenak, menelan ego, dan mengakui bahwa kita telah keliru menilai seseorang,” kata Vicky.
Dia menegaskan kritik terhadap persoalan sosial dan kebijakan publik tetap diperlukan. Namun, penilaian terhadap seseorang harus didasarkan pada fakta, bukan sekadar asumsi.