Dalam tangkapan layar percakapan yang diunggah, terlihat balasan yang berbunyi:
"Public space, ga perlu izin. Kalau private property perlu," kata Bryan.
Usher itu pun membalas bahwa meskipun berada di ruang publik, seseorang yang menjadi objek utama dalam video yang kemudian diunggah ke media sosial tetap semestinya dimintai persetujuan.
Pernyataan usher tersebut semakin menyita perhatian publik setelah dia mengklaim bukan hanya dirinya, tetapi juga rekan sesama usher yang meminta video tidak dipublikasikan disebut diminta membayar biaya produksi.
Dalam unggahannya, dia memperlihatkan tangkapan layar percakapan yang diduga berisi balasan:
"Kalau mau takedown boleh saja, tapi ada biaya cost yg perlu dipay atas biaya produksi videonya," ujar Bryan.
Dia mempertanyakan alasan pihak yang tidak pernah meminta dijadikan objek konten justru diminta membayar agar video diturunkan.