Sangun menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk memenuhi panggilan terkait Laporan Informasi (LI) yang diterima kepolisian.
Dengan status tersebut, pemeriksaan terhadap Bigmo saat ini masih berkaitan dengan upaya polisi mengumpulkan informasi dan melakukan klarifikasi mengenai dugaan perkara yang tengah diselidiki.
"Kami ke dalam dulu, ya, nanti habis pemeriksaan dan klarifikasi, kami kasih statement," ujar Sangun.
Kasus yang menyeret nama Bigmo mencuat setelah sebuah video yang diduga memperlihatkan dirinya mengajak sejumlah anak di bawah umur untuk mempromosikan salah satu merek liquid vape rokok elektrik viral di media sosial.
Video tersebut kemudian menuai sorotan dan kecaman dari publik. Keterlibatan anak-anak dalam aktivitas promosi produk vape menjadi salah satu hal yang dipermasalahkan.