DEPOK, iNews.id - Pekerja menunjukkan produk UMKM dari sampah tekstil di Work shop Jagatera, Depok, Jawa Barat, Jumat (13/12/2024).
BNI menggandeng UMKM pengolahan sampah Jagatera dalam gerakan Wondr Tex. Bersama-sama, mereka berhasil mengolah 21,67 ton limbah tekstil menjadi produk bernilai tambah yang lebih ramah lingkungan.
Sebagai langkah kolaborasi, BNI mengajak masyarakat luas untuk mengumpulkan pakaian yang sudah tidak terpakai.
Dari target awal sebesar 7,8 ton, program ini berhasil mengumpulkan 21,67 ton pakaian bekas, setara dengan 164.749 potong pakaian.
Hasil pengumpulan ini kemudian dikategorikan berdasarkan kondisi pakaian. Sebanyak 70,57% (15,3 ton) dari total pakaian yang terkumpul dinyatakan tidak layak pakai. Barang-barang ini diproses menjadi bahan daur ulang berupa Ja-Brick, sebuah material yang dapat dimanfaatkan kembali dalam berbagai produk.
Kemudian, sekitar 24,27% (5,3 ton) barang tekstil dianggap layak untuk disalurkan kepada masyarakat pra-sejahtera. Langkah ini memastikan pakaian tersebut dapat digunakan kembali, memperpanjang masa pakainya, dan memberikan manfaat sosial.
Sedangkan sebanyak 5,16% (1,12 ton) barang tekstil yang kondisinya tidak sempurna diengan kondisi di bawah 60% dikelola menjadi produk bernilai tinggi, seperti sepatu Terra. Inovasi ini memberikan kehidupan baru bagi limbah tekstil yang sebelumnya dianggap tidak bernilai.