Ahli Digital Forensik soal Ijazah Jokowi: kalau Punya Kepentingan, Lebih Baik Menjilat

Febry Rachadi
Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar mengadu kepada Komnas HAM atas dugaan kriminalisasi oleh presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

JAKARTA, iNEWS.ID - Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar mengadu kepada Komnas HAM atas dugaan kriminalisasi oleh presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) atas aktivitas keilmuannya.

"Kami menjelaskan ke pihak Komnas HAM bahwa kita sebagai peneliti atau pengkaji memiliki hak bersuara. Karena sebagai peneliti independen tidak bias," ungkap Rismon di Komnas HAM, Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Dia pun menegaskan, jika memang memiliki kepentingan, lebih baik dirinya menjilat daripada melakukan aktivitas keahliannya. 

"Kalau kami punya kepentingan lebih baik menjilat dari pada menyampaikan output kajian ilmiah yang tidak disukai penguasa," tegasnya.

Editor : Mu'arif Ramadhan
Artikel Terkait
Video
6 hari lalu

Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Disidang dalam Kasus Ijazah Jokowi

Video
2 bulan lalu

Polda Metro Kembali Limpahkan Berkas Perkara Roy Suryo Cs ke Kejati DKI 

Video
2 bulan lalu

Roy Suryo Cs: SP3 Rismon yang Diberikan Polda Metro Tidak Sah

Video
2 bulan lalu

Dokter Tifa Merasa Tak Perlu Minta Ampun ke Jokowi

Video
3 bulan lalu

Senyum Semringah Jokowi usai Bertemu Rismon Sianipar di Kediamannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal