Sebagaimana Arafah, otoritas Arab Saudi menyiapkan tempat suci Muzdalifah sehingga nyaman untuk menampung jutaan jemaah sekaligus.
Selain tenda, berbagai fasilitas penunjang juga disiapkan seperti penerangan, toilet, sanitasi, kesehatan, dan fasilitas layanan publik lain.
Jemaah juga mengumpulkan kerikil di Muzdalifah untuk digunakan melempar jumrah di Mina mulai Rabu. Mereka bergerak ke Mina dengan menggunakan bus atau berjalan kaki.
Setelah melaksanakan salat Subuh pada Rabu, mereka melanjutkan perjalanan ke Mina untuk melaksanakan melempar jumrah di Jamrat Al Aqaba. Setelah selesai melempar jumrah, jemaah melaksanakan tahalul, berbagai tawaf, dan sa'i.