1.000 Kampus dan Lembaga Eropa Boikot Israel sejak Perang Gaza

Anton Suhartono
Isolasi akademik terhadap Israel meningkat tajam sejak perang di Gaza (Foto: The Jerussalem Post)

Bahkan, dana Horizon Eropa, salah satu sumber pembiayaan penelitian terbesar bagi Israel, menunjukkan penurunan tajam hibah bagi akademisi Israel setelah mereka dikeluarkan dari berbagai konsorsium penelitian internasional.

Citra Buruk Israel di Eropa Sulit Pulih

Laporan itu menekankan bahwa persepsi negatif terhadap Israel di Eropa sangat kuat dan tidak dapat diperbaiki hanya dengan langkah diplomatik. Boikot akademik kini bukan lagi insiden sporadis, tetapi gerakan sistematis yang meluas di kampus-kampus benua tersebut.

Para peneliti Israel yang terlibat dalam penyusunan laporan memperingatkan bahwa jika situasi di kawasan tidak berubah secara drastis, boikot kemungkinan besar akan berlanjut dalam jangka panjang.

Pada September lalu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengakui bahwa Israel “untuk pertama kalinya memasuki fase isolasi dunia”.

Dia menegaskan negara itu harus bersiap menjadi lebih mandiri dalam bidang ekonomi, mengantisipasi berkurangnya kolaborasi internasional di berbagai sektor, termasuk pendidikan tinggi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Rombak Jajaran Petinggi Militer, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS dan Israel

2 hari lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

2 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

3 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal