16.000 Lansia Korsel Meninggal saat Menunggu Reuni dengan Keluarga di Korut

Antara
Ilustrasi tercerai-berainya keluarga di Korea akibat perang puluhan tahun silam yang menyebabkan terpisahnya negeri itu menjadi dua negara sampai hari ini. (Grafis: Ist.)

Secara khusus, di antara 41.146 pemohon yang masih hidup, 31,1 persen di antaranya sudah berusia 90 tahun atau lebi. Dari angka tersebut, mereka yang berusia 80 tahun atau lebih mencapai 67 persen.

Isu keluarga yang tercerai-berai di Korea menjadi semakin mendesak untuk diselesaikan. Pasalnya, semakin banyak lansia meninggal dunia tanpa memiliki kesempatan bertemu dengan orang-orang yang mereka kasihi di Korut lantaran rezim tertutup di Pyongyang enggan menggelar acara reuni keluarga.

Yang  Kyung Sook menyatakan, dalam pembicaraan dengan Korut nanti, perlu ditekankan identifikasi apakah kerabat warga Korsel di Korut masih hidup dan memastikan alamat mereka. 

“Kedua negara Korea harus sesegera mungkin menyelenggarakan acara reuni keluarga yang tercerai-berai ini,” kata Yang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump: Jika AS Dipimpin Presiden Cerdas, Kim Jong Un Akan Berlaku Baik

2 hari lalu

Trump Bakal Bertemu Kim Jong Un Tahun Ini

4 hari lalu

Trump Klaim Punya Hubungan Baik dengan Kim Jong Un

4 hari lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal