2.500 Anak dari 30 Negara Hidup Sengsara di Kamp-Kamp Suriah

Nathania Riris Michico
Anak-anak di Suriah. (Foto: Mahmut Serdar AlakuÅŸ/Anadolu Agency)

Mereka dipisahkan dari yang lainnya di kamp-kamp, ​​yang memengaruhi akses mereka ke bantuan dan layanan kesehatan.

"Kondisi musim dingin yang keras membuat kamp-kamp dalam keadaan putus asa, dengan anak-anak menghadapi risiko yang mengancam jiwa," tambah badan itu.

"Anak-anak adalah korban konflik dan harus diperlakukan seperti itu," kata Direktur Save the Children Suriah, Sonia Khush.

"Semua negara yang warga negaranya terperangkap di Suriah harus bertanggung jawab atas warganya."

Badan amal itu menyatakan, anak-anak tak menerima perawatan medis dan makanan yang memadai selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun ketika berada di daerah yang dikuasai ISIS, bahkan sebelum mereka mencapai kamp pengungsian.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
19 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

20 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

21 hari lalu

AS Cabut Status Terorisme, Presiden Suriah: Lembaran Baru Dibuka, Noda Hitam Dihapus

21 hari lalu

Akhirnya, AS Cabut Status Suriah sebagai Negara Sponsor Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal