2.500 Anak dari 30 Negara Hidup Sengsara di Kamp-Kamp Suriah

Nathania Riris Michico
Anak-anak di Suriah. (Foto: Mahmut Serdar AlakuÅŸ/Anadolu Agency)

Mereka dipisahkan dari yang lainnya di kamp-kamp, ​​yang memengaruhi akses mereka ke bantuan dan layanan kesehatan.

"Kondisi musim dingin yang keras membuat kamp-kamp dalam keadaan putus asa, dengan anak-anak menghadapi risiko yang mengancam jiwa," tambah badan itu.

"Anak-anak adalah korban konflik dan harus diperlakukan seperti itu," kata Direktur Save the Children Suriah, Sonia Khush.

"Semua negara yang warga negaranya terperangkap di Suriah harus bertanggung jawab atas warganya."

Badan amal itu menyatakan, anak-anak tak menerima perawatan medis dan makanan yang memadai selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun ketika berada di daerah yang dikuasai ISIS, bahkan sebelum mereka mencapai kamp pengungsian.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Militer AS dan Sekutu Gempur Suriah Lagi, Incar 35 Target ISIS

57 tahun lalu

Kaleidoskop 2025: Daftar Negara yang Diserang Israel Sepanjang Tahun Ini

57 tahun lalu

Bom Meledak di Masjid saat Salat Jumat, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal