2 Aktivis Perempuan Afghanistan Hilang, PBB Desak Taliban Beri Informasi

Umaya Khusniah
PBB menuntut Taliban memberikan informasi tentang hilangnya dua aktivis perempuan yang diduga ditahan kelompok itu pekan ini. (Foto: Reuters)

"Begitulah cara dia terjebak. Taliban menemukannya dan menangkapnya," katanya.

Penahanan terbaru terjadi kurang dari sebulan setelah sepasang aktivis perempuan - Tamana Zaryabi Paryani dan Parwana Ibrahimkhel - hilang setelah berpartisipasi dalam protes Kabul.

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia telah menyatakan keprihatinan atas menghilangnya empat aktivis ini. 

Taliban telah membantah mengetahui keberadaan mereka. Mereka mengatakan sedang menyelidiki masalah tersebut.

Taliban telah berjanji menjadi versi yang lebih lembut daripada saat pertama mereka berkuasa dari 1996 hingga 2001.

Tetapi rezim baru dengan cepat melarang perempuan bekerja di sebagian besar pekerjaan pemerintah. Taliban juga menutup sebagian besar sekolah menengah perempuan.

Sejak kembali berkuasa pada Agustus 2021, Taliban telah menindak perbedaan pendapat dengan membubarkan paksa unjuk rasa perempuan, menahan kritikus dan memukuli wartawan lokal yang meliput protes.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
10 hari lalu

Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik 

13 hari lalu

6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan

15 hari lalu

Prabowo Bangga Rumah Pendidikan Raih Juara PBB: Digitalisasi Kita Diakui Dunia

31 hari lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal