2 Aktivis Thailand Ditahan karena Menghina Ratu saat Demo, Terancam Bui Seumur Hidup

Anton Suhartono
Ratu Suthida dan Pangeran Dipangkorn Rasmijoti (di dalam mobil) saat melintas di dekat demonstran di pusat Kota Bangkok (Foto: AFP)

BANGKOK, iNews.id - Kepolisian Thailand, Jumat (16/10/2020), menahan dua aktivis yang menggelar demonstrasi pada Rabu atas tuduhan menghina Ratu Suthida.

Ribuan demonstran pro-demokrasi turun ke jalan menentang dekrit status darurat yang dikeluarkan pemerintah yang melarang unjuk rasa di jalan-jalan Bangkok. Demonstran juga mendesak Perdana Menteri Prayut Chang O Cha mundur serta reformasi monarki, tuntutan tabu karena menyentuh keluarga kerajaan yang dianggap sosok yang harus dihormati di Thailand.

Pada bagian ini, aktivis mendesak penghapusan undang-undang (UU) pencemaran nama baik terhadap keluarga kerajaan.

Dua aktivis, Ekachai Hongkangwan dan Bunkueanun Paothong, dituduh melakukan serangan terhadap istri dari Raja Maha Vajiralongkorn. Mereka berada di dekat kediaman keluarga kerajaan untuk berdemonstrasi. Saat iring-iringan kendaraan ratu lewat, keduanya melemparkan makian terhadap Suthida.

Dalam pernyataan di akun Facebook, Bunkueanun mengatakan dia menyerahkan diri ke polisi meskipun menegaskan dirinya tak bersalah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Momen Raja dan Ratu Thailand Jadi Pilot-Kopilot, Terbangkan Pesawat ke Vietnam

6 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

7 hari lalu

David Pajung Sebut Polisi Harus Buktikan Ucapan Budi Arie soal Pemilu Dipercepat Picu Demo Ricuh

14 hari lalu

Thailand Deportasi Warga Prancis Cekcok dengan Turis Israel, Sempat Kibarkan Bendera Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal