2 Alasan Indonesia Perlu Memperjuangkan Nasib Muslim Uighur

Anton Suhartono
Antara
Warga Aceh berdemonstrasi menentang penindasan terhadap muslim etnis Uighur di Xinjiang (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Tindakan diskriminasi dan kekerasan terhadap etnis minoritas muslim Uighur di China menyulut reaksi internasional, tidak terkecuali di Indonesia. Mereka diduga kuat ditahan di kamp-kamp reedukasi.

Lembaga HAM internasional Amnesty International dan Human Right Watch menyebut, Pemerintah China menahan sekitar 1 juta jiwa etnis Uighur. Mereka dipaksa mengikuti program 'Kamp Indoktrinasi Politik'.

Berdasarkan sensus terakhir di China, populasi Uighur sebanyak 7,2 juta jiwa atau 45 persen dari 15 juta warga Xinjiang, selain Kazakh, Kyrgyz, Tatar, dan etnis mayoritas seperti Han. Namun Uyghur American Association menyebut jumlah mereka sekitar 11,3 juta sampai15 juta jiwa.

Amnesty International telah menulis surat kepada otoritas penjara, pemerintah otonom di Xinjiang, dan pemerintahan China agar warga etnis Uighur yang ditahan segera dibebaskan.

Banyak pihak menyerukan agar Pemerintah Indonesia turut memainkan aktif untuk menekan otoritas China agar menghentikan segala bentuk diskriminasi terhadap muslim Uighur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
41 menit lalu

Zohran Mamdani Gunakan Alquran Milik Kakek untuk Pelantikan Wali Kota New York

Internasional
13 jam lalu

Dilantik Pakai Alquran di Stasiun Tua, Zohran Mamdani Resmi Jabat Wali Kota New York

Internasional
14 jam lalu

China Klaim Latihan Perang Kepung Taiwan Sukses, Gagalkan Upaya Separatisme

Internasional
2 hari lalu

Trump Yakin Xi Jinping Tak Akan Serang Taiwan di Tengah Latihan Perang China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal