2 Demonstran Penentang Kudeta Myanmar Tewas Tertembak Aparat, AS: Kami Dukung Rakyat Burma

Anton Suhartono
Dua demonstran penentang kudeta di Mandalay, Myanmar, tewas terkena tembakan peluru aparat (Foto: Reuters)

Demonstrasi di Mandalay menjadi panas di mana polisi dan militer menghadapi pekerja galangan kapal yang melakukan aksi mogok kerja serta kelompok lain.

Beberapa demonstran melawan aparat dengan menembakkan ketapel di jalan-jalan tepi sungai. Pasukan keamanan merespons dengan menembakkan gas air mata dan peluru. Beberapa saksi mata menemukan banyak selongsong peluru tajam dan peluru karet berserakan di lokasi.

"Sebanyak 20 orang terluka dan dua lainnya tewas," kata Ko Aung, dokter sekaligus kepala relawan layanan darurat Parahita Darhi.

Dia menambahkan, seorang pria tewas akibat luka tembak di kepala. Orang kedua tertembak di dada dan meninggal setelah menjalani perawatan. Korban kedua diidentifikasi sebagai Thet Naing Win, seorang tukang kayu berusia 36 tahun.

Beberapa pengunjuk rasa yang terluka dibawa menggunakan tandu oleh relawan medis, pakaian mereka berlumuran darah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Taktik Baru Iran Kuras Amunisi AS: 1 Rudal Balistik Dicegat 4 Patriot

4 jam lalu

Blak-blakan, Trump Senang Pangeran Harry dan Meghan Tinggalkan AS

13 jam lalu

Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS

16 jam lalu

Timur Tengah Memanas, Kedubes dan Perusahaan AS Jadi Target Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal