2 Kelompok Bertikai di Sudan Gencatan Senjata Idul Fitri, Indonesia Desak Perlindungan untuk WNI

Anton Suhartono
Antara
Pasukan Dukungan Cepat (RSF) sepakat gencatan senjata dengan tentara Sudan selama 72 jam terkait Idul Fitri (Foto: AP)

Kondisi WNI

Menteri Luar Negeri RI (Menlu) Retno Marsudi pada Kamis kemarin mendesak pemerintah Sudan melindungi warga negara Indonesia (WNI). Sejak pertempuran pecah pada 15 April, Wisma Indonesia dan KBRI Khartoum beberapa kali terimbas.

“Saya juga telah mengirim pesan ke Menlu Sudan untuk meminta pembicaraan melalui telepon. Namun, sampai saat ini belum ditanggapi,” ujar Retno.

Pesan tersebut juga disampaikan kembali oleh Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI kepada Duta Besar Sudan di Jakarta.

Pertempuran untuk memperebutkan objek-objek vital antara lain terjadi di Istana Presiden, Markas Komando Militer, dan Bandara Internasional Khartoum. Masalahnya, ada beberapa tempat yang menjadi titik pertempuran dekat dengan tempat tinggal WNI.

"Titik pertempuran juga terjadi di Markas RSF, salah satunya berlokasi di dekat Universitas Internasional Afrika, di mana banyak WNI bertempat tinggal,” kata Retno.

KBRI Khartoum melakukan berbagai upaya untuk melakukan evakuasi WNI ke safe house KBRI serta memberikan bantuan logistik. Sejauh ini, sebanyak 43 WNI telah dievakuasi ke safe house KBRI Khartoum.

KBRI mencatat 1.209 WNI tinggal di Sudan, sebagian besar adalah pelajar dan mahasiswa yang berdomisili di Khartoum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

11 hari lalu

Tambang Emas Runtuh, 67 Orang Tewas

23 hari lalu

Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler

24 hari lalu

8 WNI Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Gegabah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal