2 Mahasiswi di Jerman Didenda karena Pungut Makanan dari Tempat Sampah Supermarket

Nathania Riris Michico
Pengumpul makanan meneliti isi tempat sampah di Berlin, Jerman. (FTO: AFP)

Membuang sampah itu ke tempat pembuangan akhir atau menjadi pakan ternak tetap menghabiskan uang dan bahan bakar.

Para pegiat lingkungan mengatakan banyak makanan yang masih sempurna dibuang oleh pedagang ritail, dan sampah menggunung yang dihasilkannya menyumbang polusi dan pemanasan global.

Di sisi lain, jutaan orang berjuang untuk mendapat makanan sehat, dan banyak yang harus mengharapkan belas kasih bank makanan atau lembaga amal.

Kasus ini bisa berujung ke parlemen di mana anggota parlemen Jerman memikirkan kemungkinan adanya hukum yang memerintahkan supermarket mengurangi pembuangan dengan memberi makanan tak terjual ke lembaga amal.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk Lebih dari 100 Mahasiswa UBB, Dorong Regenerasi Petani Muda

1 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Renggut 16.300 Nyawa di Jerman

3 hari lalu

Babak Baru Perang Rusia Vs Ukraina, Negara-Negara Eropa Bakal Terlibat?

5 hari lalu

Pramono Minta Disdik DKI Turun Tangan usai 6 Mahasiswa Kehilangan KJMU gegara Perubahan Desil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal