2 Pasukan Garda Nasional Ditembak, Mengapa Trump Kerahkan Militer Jaga Washington DC?

Anton Suhartono
Penembakan terhadap 2 personel Garda Nasional AS kembali menyoroti keputusan kontroversial Donald Trump mengerahkan militer ke Washington DC (Foto: AP)

Menuai Kritik Tajam dari Pejabat Kota dan Aktivis

Kebijakan Trump langsung memicu gelombang kritik. Pemerintah Kota Washington DC menilai langkah tersebut melemahkan otonomi daerah, sementara kelompok hak-hak sipil menyebut pengerahan pasukan sebagai upaya militerisasi ruang publik.

Pengerahan Garda Nasional itu kini menjadi sorotan baru setelah dua personelnya ditembak di dekat Gedung Putih. 

Vance menyebut insiden ini sebagai pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi para personel militer. 

“Mereka adalah pedang dan perisai bagi Amerika Serikat,” ujarnya.

Penyelidikan Motif Masih Berlanjut

Hingga kini, motif serangan belum diketahui dan para penyelidik masih membuka semua kemungkinan. 

Pemerintah federal meminta publik memberikan dukungan doa bagi kedua korban serangan yang dianggap brutal tersebut.

Peristiwa ini diperkirakan akan kembali memicu perdebatan nasional mengenai langkah Trump yang mengambil alih kendali keamanan ibu kota dan menempatkan Garda Nasional di jalan-jalan Washington DC.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Trump Klaim Iran Tak Akan Bisa Bikin Senjata Nuklir dalam 20 Tahun

Internasional
5 jam lalu

Dikritik Pangeran Harry soal Perang Ukraina, Trump: Dia Tak Mewakili Inggris

Internasional
10 jam lalu

Wow, Iran Bisa Dapat Rp8,6 Triliun Setiap Hari jika Selat Hormuz Dibuka

Internasional
10 jam lalu

Trump: Saya Tak Akan Gunakan Senjata Nuklir Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal