2 Pasukan Garda Nasional Ditembak, Mengapa Trump Kerahkan Militer Jaga Washington DC?

Anton Suhartono
Penembakan terhadap 2 personel Garda Nasional AS kembali menyoroti keputusan kontroversial Donald Trump mengerahkan militer ke Washington DC (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Penembakan terhadap dua personel Garda Nasional Amerika Serikat (AS) di dekat Gedung Putih pada Rabu (26/11/2025) kembali menyoroti keputusan kontroversial Presiden Donald Trump beberapa bulan lalu ketika dia mengerahkan pasukan tersebut ke Washington DC. 

Insiden itu terjadi di tengah status “darurat kejahatan” yang diumumkan Trump pada Agustus 2025, langkah yang menjadi dasar pengerahan aparat federal dan Garda Nasional di ibu kota.

Wakil Presiden AS JD Vance, dalam pernyataannya di Fort Campbell, Kentucky, mengungkapkan, para pejabat keamanan masih menyelidiki motif penembakan tersebut. 

“Kami belum tahu pasti motifnya. Masih banyak yang belum kami pahami,” ujarnya seperti dikutip Al Jazeera, Kamis (27/11/2025). 

Dua personel yang menjadi korban masih dalam kondisi kritis.

Deklarasi Darurat yang Menjadi Titik Awal

Pengerahan Garda Nasional dalam jumlah besar ke Washington DC berawal dari langkah Trump pada Agustus 2025 ketika dia mendeklarasikan “darurat kejahatan” di kota tersebut. Dengan deklarasi itu, Trump mengambil alih kendali Kepolisian Metropolitan Washington DC dari pemerintah kota, memindahkannya di bawah komando federal.

Sebagai tindak lanjut, unit-unit Garda Nasional dari beberapa negara bagian dikirim ke berbagai penjuru Washington DC. Dua personel Garda Nasional yang ditembak tersebut berasal dari Virginia Barat.

Pemerintah federal menyebut langkah ini diperlukan untuk memerangi kriminalitas, meski para pejabat lokal dan kelompok hak sipil menilai kebijakan tersebut tidak berdasar karena data menunjukkan tingkat kejahatan tidak meningkat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

58.873 Jemaah Umrah Indonesia Tertahan Imbas Perang AS-Israel vs Iran

Internet
8 jam lalu

Mengejutkan! Ini Alasan OpenAI Jalin Kerja Sama dengan Departemen Perang AS

Internasional
8 jam lalu

Isi Lengkap Perjanjian Kerja Sama OpenAI dengan Departemen Perang Amerika Serikat

Internasional
8 jam lalu

Balas Dendam! Iran Tutup Selat Hormuz, Larang Kapal Apa pun Melintas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal