2 Tentara Bayaran AS Ditahan Rusia, Begini Penjelasan Kremlin

Umaya Khusniah
Alexander John-Robert Drueke (39) dari Tuscaloosa, Alabama dan Andy Tai Ngoc Huynh (27) dari Hartselle, Alabama. (Foto: The Telegraph)

Anggota keluarga kedua pria itu sebelumnya mengatakan, mereka pergi ke Ukraina sebagai pejuang sukarela dan hilang kontak.

Sebelumnya, dua warga Inggris dan seorang Maroko telah dijatuhi hukuman oleh pengadilan di bawah yurisdiksi separatis di Donetsk. Mereka dianggap sebagai tentara bayaran dan tidak tunduk pada Konvensi Jenewa yang mengatur tawanan perang.

Sementara itu, Kiev mengutuk putusan pengadilan sebagai tindakan yang tidak memiliki wewenang. Kiev menekankan, mereka merupakan para pejuang dan anggota angkatan bersenjata Ukraina. Dengan demikian, mereka tunduk pada perlindungan Konvensi Jenewa.

Moskow menyebut tindakannya sebagai "operasi militer khusus" untuk melucuti senjata Ukraina dan melindunginya dari fasis. Ukraina dan sekutunya di Barat mengatakan tuduhan fasis tidak berdasar dan perang adalah tindakan agresi yang tidak beralasan. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
3 jam lalu

Kantor Misi Diplomatik AS di 4 Negara Rusak Parah Dihantam Rudal Iran, Ini Daftarnya

4 jam lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

5 jam lalu

Trump Puji Zohran Mamdani: Wali Kota Hebat walau Beda Partai

7 jam lalu

AS Embargo Penerbangan, Larang Bandara Seluruh Dunia Terima Pesawat Maskapai Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal