200.000 Muslim Rohingya Gelar Aksi Peringati 'Hari Genosida' di Kamp Bangladesh

Nathania Riris Michico
Ribuan orang Rohingya berbaris di sebuah kamp pengungsi Bangladesh untuk memperingati apa yang mereka sebut sebagai 'Hari Genosida' (FOTO: AFP Photo / MUNIR UZ ZAMAN)

Myanmar menyatakan mereka melakukan operasi kontra-pemberontakan terhadap para ekstremis Rohingya setelah mereka menyerang pos-pos polisi. Namun PBB tahun lalu menyeret jenderal-jenderal penting Myanmar untuk dituntut karena genosida atas krisis.

Pemimpin Rohingya, Mohib Ullah, mengatakan bahwa mereka yang tidak memiliki kewarganegaraan ingin kembali ke rumah mereka. Namun hal itu mereka lakukan jika sudah diberi kewarganegaraan, keamanan mereka dipastikan, dan mereka diizinkan kembali ke desa mereka.

"Kami meminta pemerintah Myanmar untuk berdialog. Tetapi kami belum mendapat tanggapan dari mereka," kata Ullah pada rapat umum tersebut.

"Kami dipukuli, dibunuh, dan diperkosa di Rakhine. Tapi tetap saja itu rumah kami. Dan kami ingin kembali."

Petugas polisi Zakir Hassan mengatakan kepada AFP sekitar 200.000 Rohingya ambil bagian dalam pertemuan damai itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 bulan lalu

Kapal Pengungsi Rohingya Terbalik di Perairan Malaysia-Thailand, Ratusan Orang Hilang

Nasional
2 tahun lalu

Wapres: Waspadai Sindikat TPPO di Balik Kedatangan Pengungsi Rohingya

Nasional
2 tahun lalu

Jokowi Akan Bahas Nasib Pengungsi Rohingya dengan Pemimpin Negara Lain di Jepang

Nasional
2 tahun lalu

Gen Z Tanya Penanganan Pengungsi Rohingya, Begini Jawaban Ganjar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal