208 Pekerja Indonesia Ditahan Imigrasi Malaysia saat Gerebek Pabrik

Anton Suhartono
Mustafar Ali (FotoL The Star)

Berdasarkan pemeriksaan sementara, kata dia, beberapa agen mengirim pekerja asing yang hanya teregistrasi pada satu perusahaan, namun mereka dipekerjakan di perusahaan lain.

“Pengusaha dan pemilik perusahaan secara terbuka telah melanggar peraturan imigrasi dan aturan yang berkaitan dengan perekrutan pekerja asing. Pengusaha mengambil jalan pintas meskipun mereka mengetahui pekerja harus bekerja di alamat atau lokasi yang sama dengan izin PLKS mereka," katanya.

Para pekerja yang melanggar aturan ini terancam ditahan dan dicabut izin kerjanya.

Pelanggaran lain, lanjut dia, ada pekerja yang melebihi izin tinggal serta tidak memiliki dokumen pribadi.

"Mereka ditempatkan di rumah imigrasi Bukit Jalil," katanya.

Penggerebekan ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Dikaitkan dengan Predator Seks Epstein, Anwar Ibrahim: Sama Sekali Tak Ada Hubungan

Nasional
10 hari lalu

Penumpang WNA Whoosh Terus Melonjak, Terbanyak Negara Mana?

Internasional
10 hari lalu

Mahathir Mohamad Muncul ke Publik meski Masih Perawatan RS, Nyeruput Kopi di Mal

Nasional
15 hari lalu

Blak-blakan! Roy Suryo Bongkar Kepemilikan Mobil Mewah yang Dipakai Eggi Sudjana di Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal