23 Mayat Ditemukan dalam Kuburan Massal Dekat Kantor Polisi

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Meksiko mengamankan proses evakuasi mayat di kuburan massal yang ditemukan di Negara Bagian Jalisco, Meksiko, Januari lalu. (Foto: AFP)

Sepuluh hari yang lalu, pihak berwenang melanjutkan pekerjaan di situs pemakaman lain di pinggir kota Tlajomulco, di mana Januari lalu mereka menemukan 500 tas berisi potongan tubuh dari sekitar 48 orang. Penggalian tersebut sempat ditangguhkan pada Maret lalu karena pandemi virus corona (Covid-19).

Penemuan sejumlah besar mayat di negara bagian itu menyusul perang yang terjadi di antara geng mafia narkotika yang dikenal sebagai kartel Generasi Baru Jalisco dan kelompok-kelompok saingannya. Di samping itu, beberapa mayat yang ditemukan di Jalisco juga disebabkan oleh perselisihan internal di dalam geng kriminal itu sendiri.

Pada Senin lalu, Pemerintah Meksiko menyatakan, ada 73.201 orang hilang di negara itu. Sebagian besar dari mereka telah lenyap sejak negara itu melancarkan serangan besar-besaran terhadap kartel narkoba pada 2006.

Sejak itu, 6.625 mayat telah ditemukan di lubang kuburan tersembunyi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 bulan lalu

Setelah El Mencho Tewas, AS Bidik Pemimpin Kartel Sinaloa

Soccer
1 bulan lalu

Persiapan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 Terancam Imbas Rusuh Kartel Narkoba

Internasional
1 bulan lalu

Trump Komentari Kematian El Mencho: Kita Tumbangkan Bos Kartel Paling Jahat!

Internasional
1 bulan lalu

Meksiko Mencekam, FIFA Pantau Terus Perkembangan Jelang Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal